Pelatihan Inovatif: Dongkrak Promosi Potensi Desa dengan AI DeepSeek dan Media Sosial

  • Jun 14, 2025
  • Ag
  • Berita Langsung

ALALAK - Upaya nyata dalam memberdayakan masyarakat desa di era digital terus digalakkan. Pelatihan bertajuk "Optimalisasi Pemanfaatan AI DeepSeek dan Sosial Media untuk Meningkatkan Promosi Potensi Desa di Era Digital" sukses diselenggarakan di Kampus Universitas Muhammadiyah Banjarmasin pada Jumat (13/06/2025). Acara kolaboratif ini merupakan kerjasama Kecamatan Alalak dengan FKIP Universitas Muhammadiyah Banjarmasin sebagai bentuk pengabdian masyarakat, dengan menghadirkan pakar di bidangnya, Muhammad Fauzan Gustafi, M.Kom., CSA., sebagai narasumber utama dari Dosen Siber Muhammadiyah.
Pelatihan ini dihadiri Kepala Desa dan Perwakilan Perangkat Desa. Dalam paparannya, narasumber secara komprehensif menjelaskan bagaimana kecerdasan buatan (AI) DeepSeek dapat dimanfaatkan untuk menganalisis data, mengidentifikasi tren, dan bahkan membantu dalam pembuatan konten promosi yang relevan dan menarik.
"AI DeepSeek bukan hanya alat canggih, tapi juga 'asisten' yang bisa membantu kita memahami lebih dalam apa yang diminati pasar dan bagaimana cara terbaik menyampaikannya," jelas Fauzan. "Dengan AI, kita bisa menghasilkan promosi yang lebih terarah dan efektif, meminimalkan 'trial and error' yang sering terjadi."
Selain AI, pelatihan ini juga secara mendalam mengupas strategi optimalisasi penggunaan media sosial sebagai ujung tombak promosi. Peserta diajarkan teknik-teknik pembuatan konten visual dan tekstual yang menarik, cara mengelola akun media sosial secara profesional, hingga tips untuk menjangkau audiens yang lebih luas melalui platform-platform populer seperti Instagram, Facebook, dan TikTok.
"Media sosial adalah jendela dunia bagi potensi desa kita," tambah Fauzan. "Dengan strategi yang tepat, produk lokal unggulan dan keindahan alam desa kita bisa dikenal luas, tidak hanya di tingkat lokal tapi juga nasional, bahkan internasional."
Para peserta antusias mengikuti setiap sesi dan aktif bertanya. Diharapkan, ilmu yang didapatkan dari pelatihan ini dapat segera diimplementasikan untuk meningkatkan promosi potensi desa masing-masing. Langkah ini menjadi krusial dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan memperkenalkan kekayaan budaya serta alam pedesaan kepada khalayak yang lebih luas. (Ag/kim-hak)